Pemerintah secara resmi mengumumkan implementasi kebijakan beasiswa baru melalui Keputusan Presiden Nomor 179/2026/ND-CP. Kebijakan strategis ini ditujukan untuk memacu pengembangan sumber daya manusia di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan memberikan dukungan pendanaan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang teknologi prioritas.
Institut Teknologi Pos dan Telekomunikasi (PTIT) menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang mendapatkan perhatian khusus. Sebanyak 20 program studi di kampus ini, mulai dari jenjang sarjana hingga magister, diproyeksikan memenuhi syarat untuk menerima dukungan finansial tersebut. Bidang-bidang unggulan yang tercakup meliputi kecerdasan buatan, teknologi semikonduktor, keamanan siber, ilmu data, serta telekomunikasi dan otomatisasi.
Besaran bantuan yang ditawarkan cukup signifikan, yakni berkisar antara 37 juta hingga 55 juta VND per tahun akademik. Beasiswa ini disalurkan selama masa studi aktif dengan durasi maksimal 10 bulan setiap tahunnya. Namun, penerima beasiswa wajib menjaga standar prestasi akademik serta memenuhi kriteria perilaku yang ditetapkan oleh pihak kementerian dan institusi agar pendanaan tetap berlanjut.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mempercepat transformasi digital dan membangun ekosistem inovasi yang tangguh. Selain dukungan dari pemerintah, PTIT juga menyediakan berbagai skema beasiswa tambahan dari sektor korporasi serta program internal untuk memastikan mahasiswa dapat fokus pada riset dan pengembangan keahlian tanpa terkendala masalah biaya pendidikan.
Bagi calon mahasiswa yang berminat, informasi rinci mengenai persyaratan administratif dan daftar program studi yang memenuhi kualifikasi telah dituangkan dalam Pengumuman Nomor 1113/TB-HV tertanggal 6 Juli 2026. Melalui kebijakan ini, PTIT mempertegas perannya sebagai lokomotif utama dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap bersaing di pasar teknologi global.