Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat hiburan malam (THM) Teras Nona Manis pada Rabu (8/7/2026) dini hari. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pihak berwenang atas beredarnya video keributan di lokasi tersebut yang sempat viral di media sosial akhir pekan lalu.
Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung Wahyu Purnama, menjelaskan bahwa kedatangan petugas bertujuan untuk melakukan klarifikasi langsung terhadap pihak manajemen sekaligus memeriksa legalitas perizinan operasional. Dalam keterangan awal, pihak pengelola mengklaim bahwa keributan yang terekam kamera terjadi di luar area kafe dan bukan melibatkan pengunjung internal, melainkan upaya pengamanan yang ditarik ke dalam lokasi.
Meski demikian, Satpol PP tetap menjadwalkan pemanggilan lanjutan terhadap pihak pengelola untuk mendalami kronologi kejadian serta memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur lainnya. "Kami akan memperjelas kronologi melalui pemeriksaan resmi di kantor agar duduk perkaranya transparan," tegas Pupung.
Selain masalah ketertiban, petugas juga mendapati temuan pelanggaran administrasi berupa penjualan minuman beralkohol golongan B dan C tanpa izin yang sah. Sebanyak 35 botol minuman keras berbagai merek disita petugas sebagai barang bukti, mengingat izin yang dimiliki tempat tersebut hanyalah untuk penjualan minuman golongan A.
Atas temuan tersebut, Satpol PP secara resmi telah memberikan peringatan pertama kepada pengelola Teras Nona Manis. Pihaknya menegaskan akan menerapkan standar operasional prosedur yang ketat, di mana sanksi berupa penghentian operasional sementara akan diberlakukan jika manajemen kembali melanggar aturan di masa mendatang.