Memulai langkah pertama dalam dunia wirausaha kerap menjadi tantangan terbesar bagi generasi muda, terutama karena keterbatasan modal, minimnya relasi, dan ketiadaan mentor. Namun, kendala tersebut berhasil diatasi oleh Agasthea Viorent, seorang lulusan SMK Negeri 1 Banyuwangi yang kini menetap di Bali. Bermodalkan uang senilai Rp500 ribu, Agas memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) ChatGPT sebagai mitra diskusi interaktif untuk merancang bisnis asisten virtual miliknya sendiri.
Kini, bisnis rintisan Agas telah melayani berbagai klien domestik hingga mancanegara, seperti dari Prancis dan Italia, khususnya dalam sektor industri pelayanan (hospitality). Agas mengungkapkan bahwa kehadiran ChatGPT membantunya memetakan konsep bisnis secara lebih terarah. Kendati AI memberikan rekomendasi langkah demi langkah, ia menekankan bahwa kendali penuh atas keputusan bisnis tetap berada di tangannya selaku pemilik usaha.
Langkah awal yang krusial adalah memosisikan ChatGPT sebagai mentor bisnis virtual. Melalui metode ini, pengguna dapat menguji kelayakan sebuah ide usaha secara realistis sebelum masuk ke tahap eksekusi. Dengan memberikan data latar belakang pribadi, lokasi usaha, dan target pasar, ChatGPT dapat membantu mendiagnosis tantangan pasar serta menyusun rencana aksi melalui analisis risiko yang objektif.
Selanjutnya, teknologi AI ini dapat digunakan untuk mengurai gagasan besar menjadi rencana kerja harian yang sistematis. Pemula dapat meminta ChatGPT menyusun rencana prioritas untuk jangka waktu 7 hingga 30 hari pertama. Hal tersebut memudahkan pelaku usaha dalam menentukan skala prioritas tugas, mengidentifikasi keterampilan yang perlu dipelajari, serta merancang metode pendekatan awal kepada calon konsumen.
Selain perencanaan operasional, ChatGPT juga efektif digunakan untuk memformulasikan materi promosi. Fitur pembuatan konten visual dan teks dapat dimanfaatkan untuk menyusun strategi pemasaran di media sosial selama periode tertentu. Dengan instruksi yang tepat, pelaku usaha dapat menghasilkan kalender konten mingguan yang relevan guna meningkatkan visibilitas produk di pasar digital.