Raksasa teknologi Apple Inc. berhasil mempertahankan momentum pertumbuhannya di tengah persaingan ketat pasar ponsel pintar global pada kuartal kedua tahun 2026. Kehadiran lini iPhone 17 menjadi motor penggerak utama yang mendongkrak angka pengapalan perangkat Apple hingga mencatatkan rekor baru sepanjang periode April hingga Juni.
Berdasarkan laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC), volume pengiriman iPhone melonjak signifikan sebesar 15,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 55,8 juta unit. Kenaikan drastis ini salah satunya dipicu oleh kecemasan konsumen terhadap potensi kenaikan harga di masa mendatang, yang kemudian mendorong aksi beli lebih awal.
Direktur Riset Senior IDC, Nabila Popal, mengungkapkan bahwa tren positif ini memosisikan Apple pada jalur yang tepat untuk menguasai pangsa pasar tahunan hingga mencapai rekor tertinggi sebesar 22 persen pada tahun ini. Langkah taktis ini dinilai sukses menjaga posisi Apple tetap kokoh di puncak persaingan.
Fenomena pertumbuhan ini tidak hanya dialami oleh Apple. Pesaing utamanya, Samsung, juga membukukan kenaikan angka pengapalan yang solid. Kedua vendor raksasa ini diuntungkan oleh fokus konsisten mereka pada segmen pasar premium. Sebaliknya, para produsen yang menyasar segmen kelas menengah ke bawah (entry-level) justru dilaporkan mengalami penurunan performa penjualan.
Secara umum, para produsen ponsel pintar global kini tengah menyusun ulang strategi bisnis mereka demi menjaga pertumbuhan jangka panjang. Industri menunjukkan kecenderungan yang jelas untuk bergeser ke arah model perangkat yang menawarkan margin laba lebih tinggi, disertai upaya para pemasok untuk merangsang permintaan pada segmen ponsel berharga tinggi.