NATUNA – Kawasan Pering di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, menjelma menjadi pusat keramaian dalam beberapa hari terakhir. Kehadiran Pasar Malam Pandawa 2 berhasil menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai penjuru wilayah, menjadikan area tersebut sebagai destinasi hiburan paling ramai di daerah itu saat ini.

Gelombang pengunjung terus mengalir sejak pasar malam ini resmi beroperasi. Beragam fasilitas yang ditawarkan — mulai dari arena permainan, sentra kuliner, hingga lapak-lapak pelaku UMKM — menjadi magnet kuat bagi keluarga yang ingin melepas penat dan menikmati waktu berkualitas bersama.

Wahana permainan menjadi daya tarik utama, khususnya bagi kalangan anak-anak dan remaja. Bianglala, ayunan kora-kora, kuda putar, kereta api, serta sejumlah wahana lainnya tampak dipenuhi antrean panjang sepanjang malam. Setiap wahana dibanderol dengan tarif Rp20 ribu per sekali permainan.

Antusiasme warga tidak terlepas dari langkanya hiburan rakyat berskala besar di Natuna selama beberapa waktu terakhir. Kerinduan masyarakat terhadap gelaran semacam ini tergambar jelas dari membludaknya jumlah pengunjung yang hadir setiap malamnya.

"Sudah lama sekali di Natuna tidak ada hiburan seperti ini, jadi kami penasaran untuk mencobanya," ungkap Robi, salah seorang warga setempat, pada Sabtu 28 Juni 2026.

Momentum libur sekolah turut memperkuat gelombang kunjungan. Banyak orang tua yang memanfaatkan momen ini untuk mengajak putra-putri mereka menikmati suasana pasar malam. Rudiah, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya, mengaku sengaja memanfaatkan masa liburan anak-anak untuk berkunjung.

"Mumpung libur sekolah, kami ajak anak-anak ke sini untuk hiburan mereka," jelasnya.

Selain berfungsi sebagai ruang rekreasi bagi masyarakat, keberadaan Pasar Malam Pandawa 2 juga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha lokal. Perputaran uang dari aktivitas jual beli di area pasar malam menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kuliner maupun pelaku UMKM yang turut meramaikan gelaran tersebut.