KBRI Tunis memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia untuk mempererat kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Tunisia melalui penyelenggaraan forum bisnis. Acara strategis ini dihadiri oleh sedikitnya 100 pelaku usaha terkemuka asal Tunisia yang tertarik menjajaki berbagai peluang investasi baru.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, mengungkapkan bahwa forum ini dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi para pelaku bisnis yang selama ini menjadi jembatan ekonomi kedua negara. Berdasarkan data lima tahun terakhir, hubungan dagang Indonesia-Tunisia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan signifikan.

Menurut Zuhairi, keberhasilan penetrasi produk kedua negara di pasar masing-masing tidak lepas dari diplomasi bisnis ke bisnis (B2B) yang berjalan secara aktif dan dinamis. Hubungan yang harmonis antar-pelaku usaha ini dinilai menjadi modal kuat untuk melangkah ke tingkat kerja sama yang lebih formal.

Sebagai langkah taktis ke depan, KBRI Tunis tengah mendorong percepatan penandatanganan Preferential Trade Agreement (PTA) guna meminimalisasi hambatan tarif dan memperluas cakupan perdagangan. Selain itu, para pengusaha Tunisia juga diundang secara resmi untuk berpartisipasi langsung dalam ajang Trade Expo Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Kemeriahan acara tidak hanya diisi dengan diskusi bisnis formal. Guna memperkenalkan kekayaan nusantara secara komprehensif, KBRI Tunis turut menyajikan pagelaran seni tradisional, pertunjukan musik, hingga pameran kuliner khas Indonesia yang disambut antusias oleh para tamu undangan.