Manajemen Arema FC kini menaruh perhatian besar pada sektor bisnis sebagai upaya memperkuat fondasi keuangan klub menjelang musim kompetisi baru. Melalui Arema Store, manajemen berupaya mengoptimalkan pendapatan mandiri dengan mengampanyekan pentingnya membeli produk dan cinderamata resmi kepada para pendukung setia mereka, Aremania.

Chief Business Officer Arema FC, Irma Prianti, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis yang ia pimpin sejak April 2026. Menurutnya, kesadaran suporter untuk menghindari produk tiruan sangat berdampak langsung pada kemampuan finansial klub dalam mendatangkan pemain-pemain berkualitas demi mendongkrak performa tim di lapangan.

Untuk memikat minat suporter, Arema FC telah menjadwalkan peluncuran jersey kandang dan tandang terbaru untuk musim Super League 2026-2027 pada 25 Juli 2026. Momen perilisan ini sengaja diselaraskan dengan laga pembuka Piala Presiden 2026 melawan Persib Bandung untuk memaksimalkan publikasi dan penjualan perdana.

Selain mengandalkan Arema Store, manajemen juga tengah melakukan inventarisasi aset potensial lainnya guna memperluas keran pemasukan. Strategi komersialisasi ini mencakup pemanfaatan media digital klub, pembinaan akademi, optimalisasi nilai jual pemain, serta perluasan kemitraan dengan sponsor baru.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi menghadapi tantangan ekonomi dan inflasi yang turut memengaruhi industri sepak bola nasional. Dengan diversifikasi bisnis tersebut, Singo Edan berharap tidak lagi bergantung penuh pada sektor sponsor tunggal demi menjaga kelangsungan operasional jangka panjang.