BYD Indonesia secara resmi memperlihatkan kesiapan fasilitas manufaktur terbarunya yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Kehadiran pabrik modern ini tidak sekadar berfokus pada perakitan kendaraan energi baru (NEV), melainkan menjadi langkah strategis dalam membangun kapabilitas industri nasional, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat keterlibatan Indonesia dalam ekosistem kendaraan ramah lingkungan global.

Mengusung tingkat otomatisasi tinggi dan sistem manufaktur terintegrasi, fasilitas ini menjanjikan efisiensi serta standar kualitas presisi tinggi. Meski peninjauan langsung oleh awak media diberlakukan pembatasan dokumentasi visual demi menjaga kerahasiaan teknologi, alur utama produksi tetap diperlihatkan secara transparan, mencakup tiga tahapan inti: penyambungan (welding), pengecatan (painting), hingga perakitan akhir (final assembly).

Di area welding, struktur dasar kendaraan dibentuk menggunakan kombinasi teknologi robotik canggih dan sistem produksi fleksibel multi-model. Sistem inovatif ini memungkinkan berbagai tipe model kendaraan listrik diproduksi secara bersamaan dalam satu jalur perakitan. Selanjutnya, proses berlanjut ke area painting yang memanfaatkan pengawasan kualitas terintegrasi untuk memastikan perlindungan bodi kendaraan serta kesempurnaan tampilan eksterior secara menyeluruh.

Rangkaian manufaktur ditutup pada tahap final assembly, di mana seluruh komponen disatukan menjadi kendaraan utuh yang siap jalan. Sebelum keluar dari fasilitas pabrik, setiap unit kendaraan wajib melewati pengujian ketat dan inspeksi akhir untuk menjamin keamanan serta performa. Integrasi antara digitalisasi, otomatisasi, dan pengembangan keterampilan tenaga kerja lokal ini menegaskan komitmen BYD dalam mendirikan basis produksi otomotif berstandar internasional di Indonesia.