Pelari jarak jauh andalan Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, resmi berpartisipasi dalam ajang Merdeka Run 2026. Keikutsertaan atlet berusia 34 tahun ini bukan semata-mata mengejar podium juara, melainkan sebagai sarana uji coba penting guna mematangkan kesiapan fisik menjelang Asian Games 2026.

Ajang lari massal yang diikuti lebih dari sepuluh ribu peserta ini dimanfaatkan Odekta untuk mengukur batas kemampuannya. Berkompetisi di lintasan jarak pendek, berkisar antara 8 hingga 10 kilometer, dinilai sangat efektif untuk mengevaluasi kecepatan serta kondisi fisik jangka pendek sebelum turun di nomor utama.

Menariknya, Odekta mengungkapkan bahwa beban lari dalam Merdeka Run kali ini masih berada di bawah porsi latihan hariannya. Dalam program rutin, ia biasa melahap jarak tempuh 20 hingga 25 kilometer per hari dengan intensitas kecepatan mencapai 80 hingga 90 persen. Baginya, ajang seperti ini adalah bagian dari strategi untuk mengetahui kapan harus menahan diri dan kapan harus tampil habis-habisan.

Menatap ketatnya persaingan di Asian Games 2026, peraih medali emas SEA Games ini memutuskan untuk fokus sepenuhnya pada satu nomor spesialisasi, yaitu maraton. Peta persaingan yang sangat sengit di tingkat benua—terutama dari pelari asal Jepang, China, serta sejumlah atlet naturalisasi—menjadi alasan utama Odekta memusatkan seluruh energinya demi meraih hasil terbaik.

Di sela-sela pengambilan perlengkapan lomba di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Odekta juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Merdeka Run. Ia memuji kualitas perlengkapan serta ketertiban para peserta yang mencerminkan perkembangan pesat olahraga lari di tanah air.