Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, akhirnya angkat bicara guna meluruskan polemik terkait lonjakan harga tiket yang memicu aksi protes dari pendukung setia mereka, The Jakmania. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya kabar di media sosial yang menyebutkan adanya kenaikan tarif masuk hingga mencapai 70 persen untuk acara peluncuran skuad Macan Kemayoran.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Kamis (27/8/2026), legenda sepak bola Indonesia tersebut menegaskan bahwa informasi yang viral di jejaring sosial tidak sepenuhnya akurat. Menurut Bambang, tarif yang dipublikasikan secara resmi melalui platform digital Persija merupakan harga standar yang ditujukan untuk penjualan daring kepada masyarakat umum.

Pria yang akrab disapa Bepe ini menekankan bahwa The Jakmania bukan sekadar konsumen biasa, melainkan bagian integral dari sejarah dan perjuangan Persija Jakarta. Oleh karena itu, pihak manajemen telah menyiapkan alokasi tiket khusus dengan skema tersendiri bagi anggota Jakmania untuk laga persahabatan melawan klub asal Australia, Brisbane Roar FC, di Jakarta International Stadium (JIS).

Sebelumnya, kelompok suporter The Jakmania sempat menyatakan sikap resmi untuk memboikot rangkaian acara peluncuran tim Persija musim 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan antara pihak manajemen dan perwakilan suporter menemui jalan buntu terkait kebijakan penyesuaian harga tiket.

Ketegangan ini bermula dari keberatan suporter terhadap harga tiket pertandingan kontra Brisbane Roar yang ditetapkan sebesar Rp150.000 untuk tribun bawah dan Rp130.000 untuk tribun atas. Nominal tersebut dinilai naik signifikan dibandingkan harga musim sebelumnya, di luar biaya pajak serta administrasi tambahan.