Nasir Hamzah, seorang mahasiswa Program Studi Magister Informatika di Universitas Nusa Mandiri (UNM), berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah akademis internasional. Ia sukses memublikasikan karya ilmiahnya pada jurnal bereputasi tinggi yang terindeks Scopus Quartile 1 (Q1), sebuah pencapaian luar biasa yang menegaskan kualitas riset di tingkat pascasarjana kampus tersebut.
Penelitian ilmiah yang digarap Nasir mengusung judul "Attention-Based Explainability for Cross-Lingual Neural Information Retrieval in Low-Resource Languages". Fokus utama riset ini adalah pengembangan sistem pencarian informasi lintas bahasa (cross-lingual) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Secara khusus, riset ini menyasar bahasa-bahasa yang memiliki keterbatasan sumber daya digital (low-resource languages) agar sistem pencarian data dapat bekerja lebih akurat dan inklusif.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi pendekatan berbasis attention mechanism yang ada pada teknologi Explainable Artificial Intelligence (XAI). Terobosan ini bertujuan membuat keputusan atau output yang dihasilkan oleh model AI menjadi lebih transparan, logis, serta lebih mudah dipahami dan dipertanggungjawabkan oleh pengguna.
Koordinator Marketing dan Komunikasi UNM, Wawan Kurniawan, menyatakan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pencapaian Nasir Hamzah. Wawan menyebutkan bahwa keberhasilan menembus jurnal kelas dunia sekelas Scopus Q1 membuktikan bahwa iklim riset serta mutu pendidikan di Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing secara global dan relevan dengan arus perkembangan teknologi mutakhir.
Pihak kampus berkomitmen untuk terus memfasilitasi mahasiswa berkolaborasi dengan dosen dalam melahirkan inovasi baru. Prestasi ini diharapkan mampu memicu motivasi mahasiswa lain di Universitas Nusa Mandiri untuk aktif melakukan riset berkualitas tinggi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas serta kemajuan ilmu pengetahuan.