PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) tengah menyiapkan strategi diversifikasi bisnis guna mendongkrak sumber pendapatan baru. Emiten transportasi darat ini mengumumkan rencana untuk terjun ke sektor logistik melalui peluncuran layanan kargo yang dijadwalkan beroperasi pada paruh kedua tahun 2026.
Direktur perseroan, Dwi Rianta Soerbakti, menjelaskan bahwa layanan pengiriman barang tersebut akan dikembangkan dengan mengoptimalkan armada bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) yang selama ini sudah aktif melayani berbagai rute di seluruh Indonesia. Pendekatan ini dinilai sangat efisien karena tidak memerlukan investasi besar untuk membangun infrastruktur logistik dari awal.
"Di semester kedua ini, perseroan akan meluncurkan layanan kargo atau pengiriman barang dengan memanfaatkan armada-armada kami antarkota antarprovinsi," ungkap Dwi pada Sabtu (27/6/2026).
Selain memanfaatkan ruang bagasi bus yang telah beroperasi secara reguler, Lorena juga akan memberdayakan seluruh ekosistem bisnisnya yang sudah mapan. Kantor cabang, kantor perwakilan, serta jaringan agen tiket yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia akan difungsikan sebagai titik pengumpulan sekaligus distribusi barang, sehingga jangkauan layanan dapat langsung meluas tanpa perlu membangun jaringan baru.
Pada fase awal, layanan kargo ini akan mengusung skema port-to-port, yakni pengiriman barang dari satu terminal atau titik layanan menuju titik layanan lainnya. Namun dalam jangka panjang, perseroan menargetkan pengembangan menjadi layanan door-to-door agar lebih memudahkan dan meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Dwi menyatakan keyakinannya bahwa lini bisnis baru ini mampu menjadi pilar penyangga kinerja keuangan Lorena, terutama di tengah kondisi makroekonomi yang masih diliputi ketidakpastian. Menurutnya, layanan kargo diharapkan segera memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan begitu resmi diluncurkan.
"Kami akan launching mungkin di semester II tahun ini dan kami yakin ini akan memberikan kontribusi yang cukup lumayan bagi perseroan untuk mendapatkan penghasilan yang cukup baik, untuk memastikan ada korelasi positif bagi perseroan," tutup Dwi.
Langkah ekspansi ke bisnis kargo ini mencerminkan upaya Lorena untuk beradaptasi di tengah persaingan industri transportasi darat yang semakin ketat, sekaligus memaksimalkan aset dan infrastruktur yang telah dimiliki selama bertahun-tahun beroperasi sebagai salah satu pemain utama di sektor bus antarkota.