Gelanggang Olahraga (GOR) Rangga Jaya Anoraga Tuban mendadak riuh oleh keseruan ratusan pelajar yang berkompetisi dalam lomba olahraga tradisional pada Rabu (12/8). Berbagai permainan rakyat seperti egrang, terompah panjang, sumpitan, hingga gobak sodor kembali dimainkan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tuban bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Tuban ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat. Selain menjadi sarana hiburan dan perayaan hari kemerdekaan, kompetisi ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya nusantara kepada generasi muda serta menyaring potensi atlet daerah.
Ketua KORMI Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, menjelaskan bahwa olahraga masyarakat memiliki potensi pengembangan yang sangat luas, baik untuk menjaga kebugaran maupun untuk mendulang prestasi. Menurutnya, olahraga tradisional memiliki nilai lebih karena melatih ketangkasan fisik sekaligus membangun karakter sosial seperti sportivitas, konsentrasi, dan kerja sama tim.
Lebih dari sekadar perlombaan tingkat sekolah, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai wadah pemetaan kekuatan dan pembinaan atlet. KORMI Tuban memproyeksikan para pemenang potensial untuk mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi, salah satunya Festival Olahraga Daerah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Jember pada November mendatang.
Rangkaian perayaan kemerdekaan melalui olahraga tradisional ini rencananya akan berlanjut pada sore hari setelah upacara penurunan bendera pada 17 Agustus mendatang. Pemkab Tuban mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif guna mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.