Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), memenuhi hak dasar atas layanan kesehatan bagi narapidana. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Pancasila lapas setempat atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 130 warga binaan dari Blok Citrawirya telah menjalani pemeriksaan. Targetnya, kegiatan ini akan menjangkau 780 warga binaan secara bertahap selama enam hari ke depan.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup skrining untuk penyakit HIV, Tuberkulosis (TBC), Hepatitis B dan C, serta skrining kesehatan jiwa. Seluruh proses berjalan terstruktur dengan melibatkan petugas kesehatan dan aparat keamanan lapas untuk memastikan ketertiban.
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan pentingnya pemenuhan hak kesehatan warga binaan sebagai bagian integral dari proses pembinaan. Ia menyatakan skrining ini bertujuan melakukan deteksi dini agar penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Lebih lanjut, Tohari menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pengobatan, tetapi juga langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit menular di dalam lapas. Ia berharap ini dapat membangun budaya hidup sehat dan mendukung pemasyarakatan yang lebih humanis.