Pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk menghadirkan proyek "AI untuk Semua". Melalui inisiatif ini, pemerintah menargetkan peluncuran chatbot kecerdasan buatan (AI) lokal serbaguna yang dapat diakses secara cuma-cuma dan tanpa batasan oleh seluruh warga negara sebelum akhir tahun 2026.

Dalam merealisasikan ambisi tersebut, kementerian terkait akan menggelar seleksi terbuka guna menjaring dua hingga tiga perusahaan swasta nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan model AI asli buatan dalam negeri yang andal dan sesuai dengan kebutuhan publik.

Uji coba layanan versi beta dijadwalkan meluncur pada akhir September 2026. Jika berjalan lancar, pemerintah menargetkan peresmian chatbot AI serbaguna sekaligus 'agen AI layanan publik' pada akhir tahun yang sama. Agen pintar ini dirancang khusus untuk mempermudah warga dalam mencari informasi, memandu prosedur birokrasi, hingga membantu proses pengajuan berbagai layanan administratif pemerintahan.

Langkah progresif ini diambil sebagai upaya nyata menekan ketergantungan Korea Selatan terhadap platform AI besutan korporasi global. Selama ini, ketergantungan tersebut dinilai riskan karena model bisnis AI asing kerap membatasi kuota akses gratis serta rentan terhadap perubahan kebijakan sepihak, seperti kenaikan biaya berlangganan atau penghentian layanan secara tiba-tiba.

Selain memperkuat kedaulatan teknologi, proyek berskala nasional ini juga mengemban misi sosial untuk mempersempit jurang kesenjangan digital di tengah masyarakat. Dengan akses teknologi yang setara dan bebas biaya, diharapkan seluruh lapisan warga dapat memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas mereka.