Pembukaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tidak hanya menjadi panggung persaingan klub elite tanah air, tetapi juga instrumen penting dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan optimisme tinggi bahwa turnamen pramusim ini mampu membangkitkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus menjaring talenta baru untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Acara pembukaan yang dihadiri oleh sekitar 23 ribu penonton tersebut ditandai dengan seremoni tendangan pertama oleh Mendagri Tito Karnavian bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Ketua Steering Committee Maruarar Sirait. Kehadiran ribuan suporter di sekitar stadion langsung memberikan dampak instan pada geliat perdagangan lokal, khususnya bagi pelaku industri kreatif dan kuliner di sekitar kawasan olahraga.

Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pengelolaan area UMKM pada edisi kali ini jauh lebih tertata, bersih, dan ramah pengunjung dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Guna mendongkrak motivasi tim peserta, pihak penyelenggara juga menaikkan nilai hadiah utama bagi sang juara menjadi Rp6 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp500 juta dari penyelenggaraan sebelumnya.

Di atas lapangan hijau, laga perdana Grup A menyajikan duel klasik antara Persib Bandung melawan Arema FC yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Maung Bandung. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh Uilliam Barros pada menit ke-24 lewat penyelesaian akhir cerdik menggunakan tumitnya setelah memanfaatkan assist terukur dari Berguinho.

Laga pembuka ini juga menjadi debut emosional bagi bomber baru Persib, Balsa Sekulic. Kendati bersyukur atas kemenangan timnya, striker asal Montenegro tersebut mengaku sedikit kecewa karena melewatkan peluang emas untuk mencetak gol perdananya, namun ia bertekad tampil lebih maksimal pada laga selanjutnya melawan DPMM FC.