Komunitas wirausaha Solo Entrepreneur Community (SOLEC) menggelar forum temu bisnis (business matching) bersama delegasi pembeli (buyers) dari Malaysia pada Sabtu (25/7/2026). Pertemuan strategis ini dirancang untuk membuka keran ekspor langsung bagi produk-produk unggulan lokal Solo ke pasar internasional.

Pertemuan yang berlangsung di Solo ini dihadiri langsung oleh Ketua SOLEC Joko Sutrisno beserta jajaran pengurus, seperti Gunawan M Nizar, Ajie Atmoprawiro, dan Maliyana Wijayanti. Selain pengurus, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai sektor seperti fesyen batik, kerajinan tangan (craft), kuliner, hingga produk herbal turut memamerkan produk unggulan mereka.

Perwakilan delegasi Malaysia, Syad, yang datang bersama rekannya, Khir dan Azman, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan memetakan potensi kerja sama dagang. Menurutnya, banyak produk berkualitas asal Indonesia yang diminati di Malaysia, namun harganya kerap melambung tinggi karena rantai distribusi yang panjang. Pertemuan langsung ini diharapkan menjadi solusi logistik untuk mendapatkan harga produk yang lebih kompetitif.

Kesempatan ini disambut antusias oleh para pelaku usaha lokal. Yani, salah satu perajin yang hadir, optimistis produk kerajinannya bisa segera merambah Malaysia. Ia menambahkan bahwa produknya sebelumnya telah berhasil menembus pasar internasional di Jepang dan Paris, Prancis, sehingga kualitasnya dinilai siap bersaing.

Wakil Ketua SOLEC, Gunawan Apri, menegaskan bahwa potensi pasar Malaysia sangat menjanjikan untuk produk Solo. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal hasil pertemuan ini agar menghasilkan kesepakatan konkret. Senada dengan hal itu, Ketua SOLEC Joko Sutrisno berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal yang konsisten demi mendorong UMKM Solo naik kelas ke kancah global.