Gianyar, Kilasbali.com – Suasana Lapangan Tri Brata Polres Gianyar, Minggu (14/6), begitu semarak dengan kicauan ratusan burung berkualitas. Lebih dari 400 pecinta burung atau kicaumania dari berbagai daerah di Bali berkumpul untuk mengikuti Lomba Seni Suara Burung Berkicau Piala Kapolres Gianyar 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Sejak pagi hari, antusiasme para peserta terlihat jelas dengan persiapan burung-burung andalan mereka. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga forum silaturahmi bagi komunitas pecinta burung di pulau Dewata. Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, membuka secara resmi kegiatan dengan simbolis melepas burung ke udara.
Dalam sambutannya, Kapolres Gianyar menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini. "Melalui kegiatan ini kami berharap terjalin kebersamaan dan hubungan yang harmonis antara Polri dengan komunitas pecinta burung berkicau serta masyarakat luas," ujarnya. Hal ini menegaskan peran polisi di luar tugas keamanan, yaitu mempererat silaturahmi dengan warga.
Ketua Panitia sekaligus Kasat Intelkam Polres Gianyar, I Gusti Agung Eka Yudistira, menjelaskan bahwa lomba ini adalah agenda tahunan rutin. Untuk memastikan profesionalitas penilaian, panitia menggandeng tim juri dari BnR Bali. Berbagai kelas perlombaan diikuti, menampilkan burung-burung unggulan seperti Murai Batu, Anis Merah, Cucak Ijo, hingga Kenari.
Penilaian para juri tidak main-main, berfokus pada kualitas suara, irama, durasi berkicau, serta gaya atau gaya burung saat tampil di arena. Eka Yudistira menambahkan bahwa acara ini juga menjadi temu kangen bagi para kicaumania yang tersebar di seluruh Bali, memperkuat ikatan komunitas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun, Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, serta jajaran pejabat Polres Gianyar. Dengan diselenggarakannya lomba ini, Polres Gianyar berharap hobi burung berkicau dapat terus berkembang secara positif dan sportif, sekaligus mendukung upaya pelestarian berbagai spesies burung. Acara ditutup dengan penyerahan piala dan piagam kepada para juara.