Dua mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Ilham Rezy Saputra dan Felix Marco Efendi, memperkenalkan inovasi transisi energi hijau dalam ajang internasional SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology 2026 di Nusa Dua, Bali. Mereka menawarkan formula konversi sumur minyak dan gas bumi (migas) konvensional menjadi sumur injeksi karbon dioksida (CO2) yang dinilai jauh lebih ekonomis dan aplikatif.
Inovasi yang diberi nama konsep 'CCS-Ready Well' ini dirancang berkolaborasi dengan praktisi industri migas sekaligus alumnus ITB, Galih Cahyono. Berbeda dengan metode konvensional yang hanya berfokus pada salah satu fungsi produksi atau injeksi, konsep baru ini merancang sumur sejak awal agar adaptif untuk fase produksi migas sekaligus fase penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) setelah masa produksi habis.
Berdasarkan hasil evaluasi teknis dan analisis ekonomi, penerapan konsep 'CCS-Ready Well' hanya membutuhkan tambahan investasi sekitar 25 hingga 35 persen dibandingkan dengan pembangunan sumur produksi biasa. Pendekatan ini dinilai menjadi terobosan visioner yang mampu menekan biaya operasional proyek dekarbonisasi di masa depan secara signifikan tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan integritas sumur.
Ilham Rezy Saputra menjelaskan bahwa penelitian bertajuk 'Design and Conversion Strategies for Transitioning Conventional Wells into CCS Injection Wells' ini lahir dari urgensi untuk menekan emisi karbon guna mencapai target net zero emission. Melalui konsep ini, siklus hidup sumur tidak lagi berhenti saat cadangan minyak habis, melainkan berlanjut menjadi infrastruktur pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Felix Marco Efendi menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pelaku industri, dan pemerintah untuk merealisasikan teknologi ini di lapangan. Ia berharap pemerintah dapat segera menyusun regulasi yang adaptif serta mendukung proyek percontohan agar inovasi dari bangku kuliah ini dapat diterapkan secara nyata pada industri migas nasional demi keberlanjutan energi di Indonesia.