Pasar komputer jinjing untuk kelas korporasi kian memanas seiring meningkatnya kebutuhan perangkat berkinerja tinggi. Menjawab tantangan tersebut, ASUS resmi mengenalkan ExpertBook Ultra (B9406CAA), sebuah laptop flagship yang dirancang khusus untuk memenuhi standar ketat para profesional maupun perusahaan modern. Perangkat ini mengombinasikan integrasi pemrosesan kecerdasan buatan (AI) secara lokal, efisiensi energi tinggi, dan proteksi keamanan tingkat enterprise.
Dari segi dapur pacu, laptop ini ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H yang mengusung Neural Processing Unit (NPU) berkecepatan 50 Trillion Operations Per Second (TOPS). Kehadiran NPU dedicated ini memungkinkan eksekusi tugas-tugas berbasis AI—seperti pengelolaan data masif, transkripsi, hingga penerjemahan otomatis via fitur ASUS AI ExpertMeet—berjalan secara mulus tanpa bergantung pada koneksi internet maupun server cloud.
Tak hanya andal dalam pemrosesan data, ExpertBook Ultra juga menonjolkan ketahanan fisik yang mumpuni. Menggunakan sasis berbahan paduan magnesium-aluminium CNC AZ31B yang dilapisi ASUS Nano Ceramic Technology, laptop ini telah mengantongi kelulusan uji standar militer MIL-STD-810H. Bahkan, perangkat ini teruji sanggup menahan tekanan beban eksternal hingga setara 100 kilogram untuk menjamin keamanan fisik saat bepergian.
Kenyamanan visual pengguna ditunjang oleh layar Tandem OLED 14 inci berresolusi 3K dengan kecerahan puncak mencapai 1.400 nits HDR dan refresh rate 120Hz. Teknologi layar modern ini dirancang agar tampilan tetap jernih meski di bawah paparan sinar matahari langsung, sekaligus menekan risiko burn-in. Untuk mendukung efisiensi kerja seharian, baterai berkapasitas 70 Wh yang tertanam diklaim sanggup bertahan hingga 26 jam, lengkap dengan fitur isi ulang cepat yang meraih 50 persen daya dalam waktu 30 menit.
Aspek proteksi data sektor enterprise semakin diperkuat melalui ekosistem ASUS ExpertGuardian, Discrete TPM 2.0, Microsoft Pluton, hingga pemindai sidik jari dan kamera infrared Windows Hello. Kendati produsen mengklaim keunggulan perangkat ini dibanding kompetitor di kelas serupa, performa aktual di lapangan akan sangat bergantung pada skenario penggunaan dan konfigurasi yang dipilih pengguna.