Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Capaian ini diberikan atas inisiatif Polda NTT sebagai pelopor layanan terapi kesehatan mental menggunakan metode Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) bagi anggota kepolisian maupun masyarakat luas.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Mapolda NTT, Kupang, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat bagi institusi Polri untuk terus mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Program terapi kesehatan mental tersebut dijalankan secara konsisten sejak 12 Juni 2026. Berdasarkan verifikasi tim MURI, program ini telah menyentuh 11.663 peserta yang tersebar di 22 satuan kerja di lingkungan Polda NTT. Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, menyatakan bahwa rekor ini tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga ditetapkan sebagai rekor dunia.

Metode USEFT sendiri dipilih karena efektivitasnya dalam membantu personel kepolisian mengelola tekanan tugas yang tinggi. Irjen Pol. Rudi Darmoko meyakini bahwa kondisi mental yang prima menjadi fondasi utama bagi anggota Polri untuk memberikan pelayanan publik yang profesional, penuh empati, serta mampu menghadirkan rasa aman yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

Dengan capaian ini, Polda NTT diharapkan menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian di wilayah lain untuk mulai memprioritaskan kesehatan mental sebagai bagian dari transformasi Polri yang presisi. Langkah inovatif ini menandai pergeseran paradigma kepolisian yang kini lebih berfokus pada kesejahteraan emosional sebagai bagian integral dari pelayanan prima kepada masyarakat.