Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai pekan terakhir Juni 2026 dengan sinyal positif. Pada pembukaan perdagangan Senin (29/6/2026), indeks acuan pasar modal Indonesia ini tercatat naik 0,61 persen dan bertengger di level 5.932,02. Sepanjang sesi awal, pergerakan indeks tampak fluktuatif dalam rentang 5.879 hingga 5.942.

Aktivitas transaksi di menit-menit pertama perdagangan terpantau cukup ramai. Sebanyak 434,32 juta lembar saham telah berpindah tangan, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 309,75 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 49.504 kali transaksi pada awal sesi tersebut.

Dari sisi komposisi pergerakan saham, sentimen positif terlihat lebih dominan. Total 245 saham berhasil mencatatkan penguatan harga, sementara 167 saham mengalami koreksi. Sebanyak 225 saham lainnya masih bergerak stagnan tanpa perubahan harga yang berarti.

Dalam riset hariannya, Reliance Sekuritas mencermati bahwa mayoritas saham pada perdagangan sebelumnya masih bergerak dalam tekanan pelemahan. Dari perspektif analisis teknikal, candle terakhir IHSG membentuk pola black spinning top yang berada di bawah garis rata-rata pergerakan MA5 dan MA20, sementara indikator Stochastic menunjukkan sinyal dead cross.

Meski demikian, Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi mengalami penguatan. Perusahaan sekuritas tersebut memproyeksikan indeks akan bergerak dalam kisaran terbatas dengan level support di 5.830 dan resistance di 5.960. Rentang pergerakan ini menunjukkan bahwa ruang penguatan maupun pelemahan masih relatif sempit bagi pelaku pasar.