Identitas pria misterius yang mengenakan masker wajah dan pakaian serba hitam saat prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhirnya terungkap. Kehadiran pria tersebut sebelumnya sempat memicu spekulasi luas di jagat maya, dengan banyak pihak menduga ia adalah Mojtaba Khamenei, putra sekaligus penerus takhta kepemimpinan yang hingga kini belum tampil di hadapan publik.
Laporan dari Iran International mengonfirmasi bahwa sosok bertopeng tersebut bukanlah Mojtaba. Pria yang mengenakan topi bisbol dan masker hitam itu diidentifikasi sebagai Mohammad Javad Khamenei, cucu tertua dari Ali Khamenei. Mohammad Javad merupakan putra dari anak sulung mendiang pemimpin Iran tersebut, yakni Mostafa Khamenei.
Mohammad Javad terpaksa mengenakan masker pelindung karena mengalami luka bakar serius di bagian wajah akibat serangan udara gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan mematikan tersebut tidak hanya mencederai Mohammad Javad secara fisik, tetapi juga merenggut nyawa kakeknya, Ali Khamenei.
Di sisi lain, absennya Mojtaba Khamenei dari hadapan publik selama beberapa bulan terakhir terus memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya. Sejumlah dokumen intelijen Amerika Serikat mengindikasikan bahwa Mojtaba turut mengalami luka parah dalam serangan udara yang sama, termasuk rumor mengenai kerusakan pada wajah, serta cedera serius pada kaki dan organ dalamnya. Sejak ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru pada Maret lalu, Mojtaba belum pernah sekalipun menyampaikan pidato langsung maupun merilis rekaman suara.
Kendati demikian, otoritas Teheran mengumumkan rencana penyelenggaraan upacara peringatan wafatnya Ali Khamenei yang dipimpin oleh Mojtaba pada 23 Juli mendatang. Momentum ini diprediksi akan menjadi penampilan perdana Mojtaba di depan publik sejak menjabat. Sebelumnya, komunikasi publik dari pemimpin baru tersebut hanya berupa pernyataan tertulis via Telegram yang menegaskan komitmennya untuk membalas kematian sang ayah.