Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dharma Wanita Persatuan Badan Kepegawaian Negara (DWP BKN) bersinergi dengan Perhimpunan Penggiat PAUD (PP PAUD) menyelenggarakan webinar nasional bertajuk "Peluk Hatinya, Tumbuhkan Potensinya". Agenda strategis ini dirancang untuk memperluas edukasi bagi para orang tua, pendidik, dan aparatur sipil negara (ASN) mengenai krusialnya menjaga kesehatan mental anak sebagai fondasi tumbuh kembang generasi masa depan.
Kegiatan yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi BKN ini diikuti secara antusias oleh jajaran pengurus DWP BKN, guru PAUD, serta ASN BKN dari berbagai wilayah di Indonesia. Ketua DWP BKN, Ninuk Triyanti, menegaskan bahwa pencapaian seorang anak tidak boleh hanya ditinjau dari aspek akademis semata, melainkan harus ditopang oleh fondasi kesehatan jiwa yang kokoh untuk membangun karakter, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi.
Menurut Ninuk, konsep "Peluk Hatinya" mengedepankan pola asuh yang penuh kasih sayang, rasa aman, dan penerimaan tanpa syarat. Sinergi yang kuat antara lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan anak usia dini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ruang tumbuh kembang yang aman serta suportif bagi perkembangan psikologis anak di era modern.
Melalui webinar ini, DWP BKN dan PP PAUD merekomendasikan sejumlah langkah konkret bagi para peserta, termasuk menciptakan ruang ekspresi emosi anak yang bebas dari kekerasan verbal maupun fisik. Selain itu, penyelarasan pola pengasuhan di rumah dan di sekolah PAUD sangat diperlukan agar anak mendapatkan stimulasi nilai moral yang konsisten demi merangsang minat dan bakat unik mereka.
Upaya kolaboratif dari berbagai elemen ini diharapkan mampu menjadikan kesehatan mental anak sebagai prioritas utama secara nasional. Dengan limpahan perhatian dan penerimaan yang tepat sejak usia dini, Indonesia optimis dapat melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan stabil secara emosional.