Provinsi Ca Mau kini tengah gencar menciptakan lingkungan usaha yang aman dan sehat sebagai wujud nyata implementasi Resolusi No. 68 Politbiro mengenai pengembangan ekonomi swasta. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah pesatnya pertumbuhan jumlah pelaku usaha yang ditargetkan mencapai 20.000 entitas pada tahun 2030.
Menyadari bahwa keamanan merupakan pilar utama dalam menarik investasi, Kepolisian Provinsi Ca Mau mengubah paradigma penegakan hukum dari sekadar represif menjadi pencegahan proaktif. Fokus utama mereka adalah memberikan pendampingan hukum dan edukasi risiko agar pelaku bisnis dapat beroperasi sesuai regulasi tanpa harus terjerat pelanggaran yang merugikan.
Kolonel Nguyen Thanh Lac, Kepala Departemen Keamanan Ekonomi Kepolisian Provinsi Ca Mau, menegaskan bahwa kepolisian kini memprioritaskan fungsi bimbingan. Melalui dialog rutin dan penyebarluasan informasi terkait risiko siber, kekayaan intelektual, hingga pencegahan kebakaran, aparat berusaha meminimalisir celah pelanggaran sejak dini bagi pelaku usaha di tingkat akar rumput.
Dukungan kepolisian ini dirasakan manfaatnya langsung oleh para pelaku usaha. Pendekatan yang lebih solutif dan edukatif membuat pengusaha merasa terbantu dalam memahami aturan yang kompleks, seperti keselamatan kerja dan prosedur keamanan siber, sehingga operasional bisnis menjadi jauh lebih stabil dan aman dari ancaman penipuan.
Sebagai langkah keberlanjutan, kepolisian juga terus melakukan transformasi digital dalam pelayanan administrasi serta memperkuat pengawasan lapangan yang terukur. Dengan motto mendampingi tanpa mengendurkan manajemen, Kepolisian Ca Mau berkomitmen menjadi mitra strategis yang menjamin stabilitas keamanan demi memacu laju pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.