Granit Xhaka menyatakan bahwa skuad tim nasional Swiss tidak akan berhenti hanya di babak perempat-final Piala Dunia 2026. Keberhasilan menembus babak delapan besar kali ini merupakan capaian historis bagi Swiss, yang menyamai rekor pencapaian mereka sejak tahun 1954.
Kini, sang kapten membidik target lebih tinggi, yakni menembus babak semi-final. Ambisi tersebut akan diuji melalui laga krusial menghadapi juara bertahan, Argentina, yang masih diperkuat megabintang Lionel Messi. Pertandingan besar ini dijadwalkan berlangsung di Kansas City dalam atmosfer yang diprediksi akan sangat menantang bagi skuad asuhan Xhaka.
Meski menghadapi tantangan berat melawan tim unggulan, Xhaka menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya tidak gentar. Fokus utama tim saat ini adalah menjaga performa kolektif guna mengimbangi permainan Argentina dan memastikan langkah Swiss berlanjut di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia ini.