Geely Auto Indonesia bersiap menggebrak pasar otomotif tanah air dengan meluncurkan SUV ringkas terbaru mereka, Geely Coolray, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 29 Juli mendatang. Langkah pabrikan asal Tiongkok ini menandai babak baru persaingan kelas medium SUV di Indonesia, dengan membawa strategi penjualan yang tidak lagi sekadar mengandalkan label harga murah.
Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menegaskan bahwa perusahaannya ingin mengikis stereotipe bahwa kendaraan asal Tiongkok identik dengan harga murah dan kualitas seadanya. Sebaliknya, Geely berkomitmen menawarkan nilai lebih (value for money) lewat perpaduan kenyamanan berkendara, fitur keselamatan mutakhir, serta integrasi teknologi tinggi.
Di balik kap mesinnya, Geely Coolray dibekali dapur pacu berkubikasi 1.500 cc dengan sokongan turbocharger yang dikawinkan dengan transmisi kopling ganda basah 7-percepatan (7-Speed Wet DCT). Kombinasi mekanis tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 174 PS serta torsi puncak 290 Nm. Performa yang di atas rata-rata kelasnya ini diproyeksikan siap menantang dominasi para rival mapan seperti Honda HR-V, Mitsubishi Xforce, Hyundai Creta, dan Toyota Yaris Cross.
Meski banderol resminya baru akan diumumkan saat pembukaan pameran GIIAS 2026, calon konsumen yang berminat saat ini sudah dapat melakukan pemesanan awal (pre-book) di seluruh jaringan diler resmi Geely di Indonesia. Proses pemesanan ini memerlukan uang tanda jadi sebesar Rp5 juta, yang nantinya dapat dilanjutkan ke tahap pembelian setelah konsumen melakukan uji kemudi (test drive) pasca-peluncuran harga resmi.
Sebagai gambaran peta harga di pasar regional, kembaran SUV ini yang dipasarkan di Malaysia dengan nama Proton X50 dibanderol mulai dari RM89.800 atau setara dengan kisaran Rp393 jutaan. Dengan strategi diferensiasi yang matang ini, Geely optimistis mampu memikat segmen konsumen urban yang mendambakan performa berkendara dinamis sekaligus fungsionalitas teknologi modern.