Pengenalan kembali kekayaan budaya nusantara kini merambah dunia pendidikan di Kota Tangerang. Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kota Tangerang resmi menjalin kemitraan dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 32 Kota Tangerang untuk mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler berbasis olahraga tradisional.

Melalui kolaborasi ini, para siswa akan diperkenalkan pada berbagai permainan tradisional yang sarat nilai sejarah, seperti terompah panjang, egrang, lari balok, sumpitan, hingga hadang. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menjaga kelestarian warisan budaya lokal di tengah gempuran modernisasi.

Ketua PORTINA Kota Tangerang, Lilik Yulianto, mengungkapkan bahwa sosialisasi awal yang dilakukan di lingkungan sekolah mendapat sambutan hangat, terutama dari para siswa baru. Antusiasme tinggi ini terlihat dari banyaknya peserta didik yang tertarik untuk bergabung dalam unit kegiatan siswa tersebut.

Senada dengan hal itu, penggerak olahraga tradisional setempat, Alfian Fitrohzal, mengapresiasi komitmen SMPN 32 Kota Tangerang. Menurutnya, olahraga tradisional bukan sekadar sarana bermain, melainkan media edukasi yang efektif untuk menanamkan karakter positif seperti kerja sama tim, sportivitas, disiplin, serta rasa cinta tanah air. Ia berharap program ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menginspirasi sekolah lain di Kota Tangerang untuk menerapkan kebijakan serupa.