Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang resmi berkolaborasi dengan Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Kota Malang untuk mengembangkan fasilitas olahraga menembak di lingkungan Kampus 2. Kemitraan strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna mengoptimalkan potensi lahan kampus sekaligus menjaring bibit atlet berprestasi di wilayah Malang Raya.
Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, bersama Ketua Umum Perbakin Kota Malang, Anas Firman Adi, bertempat di Ruang Sidang FTI Kampus 2 ITN Malang pada Rabu (26/8/2026). Kesepakatan ini kemudian ditindaklanjuti secara teknis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh perwakilan Lembaga Pengembangan Kerja Sama dan Usaha (LPKU) ITN Malang dan pengurus harian Perbakin.
Rektor ITN Malang menerangkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memperluas jejaring institusi, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mengikis stigma negatif dan anggapan bahwa olahraga menembak bersifat eksklusif dan berbahaya. Dengan edukasi yang tepat, ia optimistis sinergi ini mampu melahirkan talenta-talenta baru di bidang olahraga menembak dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum.
Terkait aspek keamanan, Dekan FTI ITN Malang, I Komang Somawirata, menegaskan pentingnya pengawasan ketat. Mengingat lokasi latihan berdekatan dengan kawasan permukiman warga, manajemen kampus dan Perbakin telah menyepakati protokol sterilisasi area demi menjamin keselamatan operasional tanpa mengganggu aktivitas akademik maupun warga sekitar.
Sebagai wujud nyata implementasi kerja sama, Lapangan Tembak Kampus 2 ITN Malang dijadwalkan langsung menjadi arena kompetisi regional bertajuk "Extreme Benchrest Mahameru Shooting Club & Perbakin Kota Malang Seri IV 2026" pada Minggu (30/8/2026). Turnamen ini akan mempertandingkan beberapa kategori jarak mulai dari 40, 60, hingga 90 meter.