Komunitas Fans Jerman Timika (FJT) menunjukkan bahwa kecintaan terhadap sepak bola dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Pada Sabtu (27/6/2026), para anggota komunitas ini mengisi momen Car Free Day (CFD) di Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, dengan kegiatan olahraga bersama dan aksi bersih lingkungan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di area CFD dan diikuti anggota FJT sebagai bentuk partisipasi komunitas dalam menjaga kenyamanan ruang publik di Kota Timika. Selain mempererat hubungan antaranggota, agenda ini juga diarahkan untuk memberi contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya merawat kebersihan kota.
Ketua Fans Jerman Timika, Jusuf Felubun, mengatakan FJT ingin hadir bukan hanya sebagai perkumpulan pendukung tim nasional sepak bola Jerman, melainkan juga sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi warga dan lingkungan sekitar.
“Kami ingin FJT tidak hanya sekadar wadah bagi penggemar timnas sepak bola Jerman, tetapi juga organisasi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Jusuf.
Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah program LISA Sayang atau Lihat Sampah Ambil Sayang. Melalui program ini, anggota FJT bergerak menyisir sejumlah titik di ruas utama Kota Timika untuk memungut sampah, terutama sampah plastik dan limbah yang berserakan di jalan.
Rute aksi bersih dimulai dari depan pusat perbelanjaan Gelael, kemudian berlanjut ke Bundaran Timika, perempatan Bank Papua, hingga pertigaan Gereja Katedral. Setelah itu, rombongan kembali ke titik kumpul di kawasan CFD.
Jusuf menjelaskan, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya sederhana untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap gerakan kecil seperti memungut sampah di ruang publik dapat menjadi kebiasaan yang ditiru lebih banyak warga.
Selain kegiatan lingkungan, FJT sebelumnya juga menyiapkan agenda donor darah sebagai bagian dari aksi sosial. Namun, rencana itu belum dapat terlaksana karena pihak Palang Merah Indonesia (PMI) tidak berada di lokasi CFD pada hari pelaksanaan kegiatan.
“Tadinya kami sudah bersiap untuk donor darah, namun karena kendala teknis di lokasi, agenda tersebut akan kami jadwalkan ulang. Kami tetap berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi sesama,” kata Jusuf.
Melalui kegiatan ini, FJT berharap semakin banyak komunitas di Timika ikut bergerak dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Aksi semacam ini dinilai penting untuk membangun budaya peduli, sekaligus menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.