Menyambut perayaan tiga dekade kiprah mereka di industri musik Tanah Air, grup vokal Project Pop berbagi cerita menarik mengenai transformasi kebutuhan di balik panggung. Seiring dengan bertambahnya usia para personel, daftar permintaan atau riders yang diajukan kepada penyelenggara acara kini jauh lebih sederhana dan berfokus pada aspek kesehatan.
Yosi Mokalu, salah satu personel Project Pop, mengungkapkan bahwa kebutuhan grup saat melakukan tur atau tampil di sebuah acara sangat kontras dibandingkan dengan dua dekade silam. Ia menyebut bahwa fokus mereka saat ini tidak lagi tertuju pada kemeriahan logistik di ruang tunggu, melainkan pada pemenuhan nutrisi yang mendukung performa fisik di atas panggung.
Tika Panggabean menambahkan bahwa pada masa awal karier mereka, riders grup kerap dipenuhi dengan berbagai camilan, cokelat, minuman manis, hingga makanan instan. Kini, pola tersebut telah sepenuhnya berganti. Para personel lebih memilih asupan yang lebih sehat seperti air putih, buah-buahan segar, serta minuman herbal seperti Tolak Angin, dengan membatasi konsumsi gula pada kopi maupun teh.
Bahkan, dalam nada bercanda, Yosi menuturkan bahwa tuntutan energi di usia yang tidak lagi muda membuat mereka kini sangat mementingkan kualitas oksigen di sekitar mereka. Perubahan ini menjadi cerminan bagaimana Project Pop beradaptasi demi menjaga stamina agar tetap prima dalam menghibur penggemarnya.
Perubahan gaya hidup ini menyongsong gelaran konser spesial bertajuk "Forever Young–Forever Fun" yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026 di Tennis Indoor Senayan. Konser perayaan 30 tahun tersebut akan menyuguhkan aransemen musik segar, penghormatan khusus bagi mendiang Oon, serta penampilan kolaboratif dari Inul Daratista, P-Project, dan New Pusat Dunia (NPD).