Dua atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo, resmi kembali ke Tanah Air setelah menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (14/7) sore, keduanya menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terhadap perkembangan prestasi olahraga nasional.

Desak Made mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah melalui fasilitasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) serta uji coba di luar negeri menjadi motivasi terbesar para atlet untuk terus berprestasi. Desak berhasil mengamankan medali emas pada nomor speed perorangan putri dalam World Climbing Series Chamonix di Prancis setelah mencatatkan waktu impresif 6,22 detik di babak final, mengalahkan atlet Italia Giulia Randi. Prestasi ini menyempurnakan raihan emasnya pada seri sebelumnya di Krakow, Polandia.

Senada dengan Desak, peraih medali emas Olimpiade, Veddriq Leonardo, juga menyampaikan rasa syukur atas komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memajukan dunia olahraga Indonesia. Veddriq sukses membawa pulang medali emas nomor speed perorangan putra setelah memenangi laga All Indonesian Final melawan rekannya, Antasyafi Robby Al Hilmi, dengan catatan waktu tajam 4,89 detik. Kemenangan ini sekaligus menjadi podium tertinggi perdana bagi Veddriq pasca-Olimpiade.

Pencapaian luar biasa ini mempertegas dominasi tim panjat tebing Indonesia di level dunia, di mana skuad Merah Putih sukses mengawinkan medali emas di Prancis. Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa Kemenpora berkomitmen penuh mendukung perjuangan para atlet di berbagai cabang olahraga melalui perumusan peta jalan jangka panjang demi menjaga ekosistem prestasi olahraga Indonesia tetap berkelanjutan.