Program Studi Sarjana Teknik Elektro, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) kembali menggelar Electrical Engineering Days (EE Days) 2026. Ajang tahunan ini diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di Aula Timur, ITB Kampus Ganesha, sebagai puncak rangkaian akademik bagi mahasiswa tingkat akhir.

EE Days 2026 menjadi wadah bagi 105 mahasiswa dari 34 kelompok tugas akhir untuk memamerkan sekaligus mempertahankan karya inovatif mereka. Kegiatan ini tidak hanya berupa pameran, tetapi juga meliputi sidang tugas akhir di hadapan dosen, alumni, dan profesional dari berbagai industri.

Ketua Program Studi Sarjana Teknik Elektro ITB, Dr.Eng. Ir. Infall Syafalni, menegaskan bahwa EE Days merupakan bagian krusial dari proses pendidikan keteknikan. Ia menjelaskan bahwa tugas akhir dan capstone project dirancang agar mahasiswa mampu mengaplikasikan seluruh ilmu dan keahlian yang diperoleh untuk menghasilkan produk atau sistem yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri.

Lebih lanjut, Dr. Infall menyebut pameran ini sebagai miniatur transisi mahasiswa ke dunia profesional. Di sini, mereka berlatih mempresentasikan produk, menerima umpan balik dari pengguna, dan berinteraksi dengan pemangku kepentingan, sebuah bekal berharga sebelum terjun ke dunia kerja.

Sementara itu, Ketua EE Days 2026, Ishak Hilton Pujantoro Tnunay, Ph.D., mengapresiasi kerja keras seluruh mahasiswa dan dukungan dari dosen, panitia, serta mitra industri. Ia berharap kolaborasi yang terjalin selama acara ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Teknik Elektro ITB dan dunia industri di masa depan.

Wakil Dekan Bidang Akademik STEI ITB, Dr.techn. Muhammad Zuhri Catur Candra, turut menekankan pentingnya menjaga ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Kolaborasi ini dinilai esensial agar proses pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi dapat selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Pameran tahun ini menampilkan ragam inovasi yang mencerminkan luasnya bidang keilmuan teknik elektro. Di sektor industri dan manufaktur, terdapat karya seperti Smart Warehouse untuk otomasi pergudangan dan MOTOR M8 untuk pemeliharaan prediktif motor industri. Sementara di bidang lingkungan dan energi, hadir inovasi seperti NetFlow untuk smart metering air dan listrik, serta TrashVision yang memanfaatkan drone untuk deteksi sampah.

Bidang kesehatan juga menjadi sorotan dengan ditampilkannya SignWave, sistem komunikasi berbasis AI untuk siswa Tuli/Bisu, serta MedEase, alat pemberian obat pintar berbasis IoT untuk lansia. Tak ketinggalan, karya di bidang robotika dan transportasi seperti sistem navigasi otomatis T.R.A.C.E dan sistem monitoring kendaraan SMK untuk autonomous driving turut memeriahkan pameran.