Dyson resmi memperluas portofolio perangkat rumah tangga cerdasnya di Indonesia dengan memperkenalkan Dyson Spot+Scrub AI. Robot vacuum ini hadir sebagai lini premium yang memadukan keunggulan teknologi siklon khas Dyson dengan sistem kecerdasan buatan (AI) terintegrasi untuk pembersihan yang lebih presisi dan efisien.
Keunggulan utama dari perangkat ini terletak pada sistem docking station yang tidak memerlukan kantong debu sekali pakai. Dengan memanfaatkan teknologi siklon andalan Dyson, debu dipisahkan melalui gaya sentrifugal, sehingga pengguna terbebas dari biaya operasional tambahan untuk penggantian kantong secara berkala. Sistem ini juga dirancang untuk mencegah penyumbatan selama proses pembersihan berlangsung.
Dalam hal navigasi dan pembersihan, Dyson menyematkan kamera yang didukung pencahayaan LED hijau untuk memetakan ruangan dan mendeteksi rintangan secara real-time. Teknologi AI yang tertanam memungkinkan perangkat melakukan pengolahan data secara mandiri untuk mengenali objek di lantai, seperti kabel atau mainan. Selain itu, fitur pengepelan menggunakan mekanisme roller mop yang mampu dibersihkan secara otomatis dengan air panas 60 derajat Celsius dan dikeringkan dengan suhu 45 derajat Celsius.
Perangkat ini memiliki fleksibilitas tinggi, termasuk kemampuan roller mop untuk terangkat setinggi 10 milimeter secara otomatis saat mendeteksi permukaan karpet. Meski memiliki desain bodi setinggi 10 sentimeter, robot ini mampu mencakup area hingga 70 meter persegi dalam satu kali pengisian daya. Seluruh aktivitas pembersihan dapat dikelola melalui aplikasi seluler yang memberikan akses penuh terhadap pemetaan ruangan, pembagian zona, hingga pengaturan jadwal rutin.
Dipasarkan dengan harga Rp 18,8 juta, Dyson Spot+Scrub AI kini bersaing ketat di segmen premium bersama merek global lainnya seperti Ecovacs, Dreame, dan Eufy. Bagi konsumen yang mengutamakan inovasi teknologi siklon dan deteksi noda berbasis AI, produk ini menawarkan solusi pembersihan otomatis yang tangguh di kelasnya.