PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) mengambil langkah nyata dalam mendukung era transisi energi dengan membekali generasi muda keterampilan teknologi masa depan. Bekerja sama dengan SMK Sehati Karawang, PLN menggelar pelatihan konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik berbasis baterai.

Inisiatif ini dikemas dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama SMART EV. Program tersebut dirancang khusus untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi sekaligus mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap diserap oleh industri kendaraan listrik yang tengah berkembang pesat di tanah air.

Berlangsung sejak Mei 2026, pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif kepada para siswa. Mereka tidak hanya belajar teori mengenai sistem dan komponen utama kendaraan listrik, tetapi juga dibekali dengan standar keselamatan kerja serta praktik langsung melakukan konversi motor sesuai dengan regulasi industri.

Manager PLN UPT Karawang, Harry Gumilang, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) merupakan pilar penting dalam keberhasilan migrasi ke kendaraan ramah lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi sangat krusial untuk menyiapkan talenta terampil sejak dini agar siap bersaing di dunia kerja sekaligus mendukung ekosistem energi bersih nasional.

Sementara itu, Kepala SMK Sehati Karawang, Debi Rianti, menyambut baik kemitraan strategis ini. Menurutnya, program ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kurikulum sekolah karena memadukan teori akademis dengan praktik industri nyata, sehingga para lulusan memiliki daya saing yang lebih tinggi saat lulus nanti.

Program kemitraan ini juga menggandeng PT MMP sebagai instruktur teknis konversi dan PT Samurai Paint untuk memberikan pelatihan estetika serta pengecatan kendaraan. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus memperkuat fasilitas pembelajaran teknologi ramah lingkungan ini demi menciptakan ekosistem edukasi yang berkelanjutan.