TAPANULI UTARA – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Yayasan Pelita Kita Bersama menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi kesehatan gigi anak dan aksi sosial di kawasan wisata Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan yang berlangsung meriah ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 322 pelajar berpartisipasi aktif dalam penyuluhan kesehatan gigi yang diinisiasi oleh yayasan dengan menggandeng Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Tapanuli Utara di bawah pimpinan drg. Bunga Silalahi. Edukasi ini bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut sejak usia dini sebagai fondasi gaya hidup sehat.
Ketua Yayasan Pelita Kita Bersama, Edy Jhonson Simanjorang, menegaskan bahwa kesuksesan Program MBG tidak hanya diukur dari aspek pemenuhan nutrisi semata, melainkan juga integrasi edukasi kesehatan dan tata kelola yang bertanggung jawab. Ia menyatakan kesiapan yayasan untuk senantiasa mematuhi petunjuk teknis dan regulasi dari Badan Gizi Nasional guna memastikan penerima manfaat mendapatkan pelayanan terbaik.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan aksi gotong royong membersihkan jalur menuju destinasi wisata Salib Kasih. Aksi kepedulian lingkungan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsoran Hutabarat, beserta jajaran pemerintah daerah setempat.
Selain fokus pada edukasi dan kebersihan, pihak yayasan memberikan apresiasi khusus kepada para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui berbagai perlombaan khas kemerdekaan. Langkah ini juga diharapkan dapat memulihkan serta memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap keamanan konsumsi pangan program gizi, menyusul isu dugaan keracunan makanan yang sempat merebak di wilayah Berastagi.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Pihaknya berharap SPPG di wilayah lain dapat meniru langkah serupa, sehingga distribusi makanan bergizi selalu dibarengi dengan edukasi kesehatan yang menyeluruh bagi anak-anak.