Dua Naga Corporation, perusahaan maklon kosmetik yang berbasis di Solo, Jawa Tengah, menandai usia ke-11 dengan peluncuran buku biografi pendirinya. Acara perayaan berlangsung di Diamond Restaurant Solo pada Sabtu (27/6/2026) dengan mengusung tema Building Strong Foundation for the Future.

Buku tersebut mengangkat perjalanan dua bersaudara pendiri PT Dua Naga Agung, yakni Wicaksono Nugroho dan Luki Adhi Sulaksono, dalam membangun usaha hingga berkembang menjadi kelompok bisnis dengan berbagai lini usaha. Melalui biografi itu, keduanya membagikan pandangan mengenai nilai yang mereka yakini berperan penting dalam pertumbuhan perusahaan, terutama sedekah dan doa orang tua.

Luki Adhi Sulaksono menyampaikan bahwa buku itu tidak hanya berisi kisah keberhasilan, tetapi juga pengalaman pribadi saat ia pernah mengabaikan nasihat ibunya dan menghadapi masa sulit. Dari pengalaman tersebut, ia mengaku memperoleh pelajaran bahwa restu orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan usaha.

“Buku ini menceritakan pengalaman pribadi saya yang sempat tidak mengikuti nasihat ibu hingga mengalami kehancuran. Dari sana saya sadar bahwa rida Allah adalah rida orang tua. Kami akhirnya mendapatkan hidayah bersama,” kata Luki.

Ia juga berpesan kepada para pelaku usaha agar tidak menempatkan keuntungan pribadi sebagai tujuan utama. Menurut dia, bisnis yang diarahkan untuk memberi manfaat bagi lebih banyak orang akan membuka peluang rezeki yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain peluncuran buku, peringatan hari ulang tahun tersebut juga menjadi momentum peresmian Yayasan Dua Naga secara legal. Yayasan ini disiapkan sebagai wadah penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari seluruh unit usaha di bawah Dua Naga Corporation.

Saat ini, jaringan bisnis Dua Naga disebut telah berkembang hingga lebih dari 20 perusahaan. Selain itu, perusahaan juga memiliki jaringan afiliasi produk dengan jumlah anggota mencapai sekitar 350.000 orang.

Sejumlah lini usaha baru turut mulai dijalankan, antara lain sektor pertambangan, pabrik pupuk, dan industri rokok. Dengan semakin luasnya kegiatan bisnis tersebut, perusahaan menilai keberadaan yayasan dibutuhkan agar program sosial dapat dikelola lebih terarah dan akuntabel.

Melalui Yayasan Dua Naga, perusahaan berencana menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk, seperti pembangunan fasilitas air bersih, beasiswa bagi anak sekolah, pembagian paket sembako, hingga dukungan kemanusiaan untuk Palestina.

Dalam kesempatan itu, Luki menyatakan optimistis terhadap prospek pertumbuhan perusahaan. Ia menyebut kepercayaan mitra bisnis terus meningkat, salah satunya ditandai dengan masuknya purchase order atau PO senilai Rp5 miliar saat acara berlangsung.

Kepercayaan pasar tersebut, menurut perusahaan, juga didukung oleh kinerja salah satu produk sabun kecantikan mereka, Kime. Produk itu disebut baru-baru ini meraih penghargaan penjualan terbesar di platform TikTok Indonesia dan mampu bersaing dengan sejumlah merek besar nasional.

Perayaan HUT ke-11 Dua Naga Corporation dihadiri jajaran direksi, karyawan, pejabat daerah, dan para mitra bisnis. Acara ditutup dengan hiburan dari sejumlah penampil, di antaranya Woro Widowati, Hijau Daun, +Vibes, Ary Goliath, dan Kembang Tulip.