Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai langkah strategis untuk mentransformasi wilayahnya menjadi pusat pariwisata olahraga atau sport tourism melalui penyelenggaraan 40 agenda kejuaraan sepanjang tahun 2026. Pembukaan rangkaian kompetisi ini ditandai dengan seremoni pelepasan balon dan merpati pada ajang Badung Finswimming Open 2026 yang diikuti oleh 519 atlet dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan atlet dari Korea Selatan.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya keberlanjutan untuk mendatangkan wisatawan olahraga, atlet, serta ofisial sepanjang tahun. Ia telah menginstruksikan pihak KONI Badung agar segera menyusun kalender kompetisi yang sistematis bagi seluruh cabang olahraga, guna memastikan pembinaan atlet di tingkat daerah berjalan konsisten dan tidak terputus.
Sebagai wujud dukungan terhadap visi tersebut, Pemkab Badung berencana melakukan pembangunan infrastruktur olahraga yang komprehensif, termasuk stadion di kawasan Abiansemal serta fasilitas kolam renang bertaraf internasional. Bupati berkomitmen untuk membangun venue yang mampu memenuhi standar kejuaraan dunia sehingga Badung dapat menjadi tuan rumah bagi ajang-ajang prestisius di masa mendatang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PB. POSSI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi rutin merupakan fondasi krusial dalam mencetak atlet berprestasi nasional sejak usia dini, mengingat Indonesia memiliki potensi besar dalam cabang olahraga finswimming di kancah global.
Sementara itu, Ketua KONI Badung, I Made Sutama, menjelaskan bahwa rangkaian Piala Bupati Badung tahun ini menjadi instrumen vital dalam mengevaluasi kesiapan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Buleleng. Target utama pemerintah daerah adalah mempertahankan gelar juara umum Porprov untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut melalui sistem kompetisi yang terjadwal dan terukur.