PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat yang akan digelar pada tahun 2026. Keterlibatan salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia ini tidak hanya bertujuan menyukseskan kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya lokal.
Vice President Policy & Permitting dan Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menjelaskan bahwa kontribusi perusahaan dalam ajang olahraga empat tahunan ini merupakan komitmen nyata untuk tumbuh bersama masyarakat. Menurutnya, PORPROV XII NTB 2026 menjadi momentum strategis yang menyatukan semangat sportivitas dengan pemberdayaan komunitas di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Menariknya, dukungan AMMAN tidak sebatas finansial dan fasilitas. Sejumlah karyawan internal perusahaan juga akan turun langsung berkompetisi sebagai atlet yang mewakili daerah di berbagai cabang olahraga prestisius, mulai dari golf, panahan, tinju, dirgantara (aerosport), hingga renang. Partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan kehidupan kerja dan gaya hidup sehat karyawan.
Langkah strategis ini selaras dengan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) milik AMMAN melalui inisiatif 'Sports for Development'. Fokus program ini adalah membangun karakter generasi muda melalui olahraga dengan memperkuat kapasitas para pelatih, wasit, dan klub-klub olahraga lokal di Sumbawa Barat.
Di samping itu, melalui pilar pemberdayaan ekonomi, AMMAN memanfaatkan momentum PORPROV untuk mendongkrak sektor UMKM serta mempromosikan tradisi tenun lokal. Program ini menyasar peningkatan kualitas produksi dan pembekalan jiwa kewirausahaan bagi kelompok perajin tenun daerah agar mandiri secara ekonomi.
PORPROV XII NTB 2026 yang diorganisasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB ini diproyeksikan menjadi wadah penjaringan talenta terbaik. Ajang ini juga berfungsi sebagai batu loncatan penting bagi para atlet NTB untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Nusa Tenggara yang akan digelar pada tahun 2028 mendatang.