Upaya digitalisasi pendidikan kini mulai menyentuh sekolah luar biasa (SLB) di Jawa Timur. Sebagai pionir, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Gedangan menyelenggarakan pelatihan khusus bertajuk "Workshop Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Buatan (KKA)" pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti oleh sedikitnya 50 tenaga pendidik.

Pelatihan intensif dengan tema 'My Teacher, My Hero' ini digelar menyusul penunjukan SLB Negeri Gedangan sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam memanfaatkan teknologi digital agar dapat menghadirkan metode belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Kepala SLB Negeri Gedangan, Puguh Sudarminto, menjelaskan bahwa adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman dasar (koding) bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran pendidik. Sebaliknya, inovasi ini diproyeksikan sebagai alat bantu untuk menciptakan pengalaman belajar yang personal dan menyenangkan bagi siswa. Ia berharap program ini mampu memicu lahirnya ekosistem belajar yang baru di lingkungan sekolah.

Gagasan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai. Menurutnya, pemanfaatan AI oleh guru yang berdedikasi akan membuka peluang belajar yang lebih luas bagi siswa berkebutuhan khusus demi menatap masa depan mereka. Guna memperkuat fondasi program ini, SLB Negeri Gedangan juga resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya dan Hero Academy untuk kerja sama di bidang riset serta pengembangan SDM.

Dalam sesi lokakarya, para guru dibimbing langsung oleh sejumlah akademisi dan praktisi teknologi. Dr. Rekyan Regarsari Mardi Putri memaparkan dasar-dasar AI, disusul materi pemrograman praktis (Unplugged Coding) oleh Muhammad Makarim, serta simulasi pembuatan media ajar interaktif berbasis Google AI oleh Itsar Irsyada Syurga. Melalui kolaborasi ini, SLB Negeri Gedangan berkomitmen memimpin transformasi sekolah luar biasa berbasis teknologi yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi serupa di wilayah Jawa Timur.