Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat terus mematangkan langkah modernisasi tata kelola olahraga daerah melalui penerapan sistem pendataan terpadu. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Satu Data dan Sirimau yang diselenggarakan di Kota Padang guna menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026.

Penguatan sistem berbasis digital tersebut dirancang untuk menginventarisasi seluruh rekam jejak atlet, cabang olahraga, hingga keorganisasian secara terstruktur. Ketua Pelaksana kegiatan, Jasman Herry, menegaskan bahwa pencapaian prestasi olahraga modern tidak lagi hanya mengandalkan ketangkasan fisik di lapangan, melainkan juga membutuhkan tata kelola data yang presisi serta dokumentasi publikasi yang terintegrasi.

Inovasi digitalisasi yang dipelopori KONI Sumbar ini bahkan mendapatkan perhatian khusus di tingkat nasional. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, mengungkapkan bahwa Sumatera Barat menjadi provinsi percontohan pertama yang diajak bekerja sama oleh KONI Pusat melalui nota kesepahaman (MoU) digitalisasi. Melalui platform Sirimau, seluruh profil dan data statistik atlet dapat tersaji secara komprehensif untuk mendukung pembinaan berbasis data.

Dukungan penuh turut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuaddi. Ia mengonfirmasi bahwa kesiapan gelaran Porprov XVI kini telah mencapai 80 persen. Pemprov Sumbar mendorong seluruh pemangku kebijakan daerah untuk mengamankan alokasi anggaran, menjaga integritas kompetisi dari praktik kecurangan, serta memastikan mitigasi sistem digital berjalan optimal demi kesuksesan ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.