Sebanyak 346 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Faperta ULM) resmi dilepas untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Magang tahun 2026. Para mahasiswa ini akan disebar di 53 desa yang terletak di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) untuk membawa solusi teknologi serta melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat pedesaan.

Pelepasan secara resmi berlangsung di Sport Hall Juhrie Antap, Banjarbaru. Program pengabdian ini tidak hanya sekadar bagian dari kurikulum akademik wajib, melainkan dirancang sebagai wadah transfer teknologi terapan dan pengembangan potensi lokal. Puncak dari program ini nantinya akan ditandai dengan ekspose teknologi tepat guna serta pameran produk kreatif industri desa yang dijadwalkan pada awal September mendatang.

Wakil Dekan II Faperta ULM, Dr. Ir. Noor Aidawati, menyatakan bahwa esensi utama dari KKN-Magang kali ini adalah melahirkan inovasi yang berdampak konkret bagi sektor pertanian dan industri kreatif masyarakat. Ia mengingatkan mahasiswa untuk peka terhadap kebutuhan riil warga setempat serta mampu menghadirkan pemecahan masalah yang efektif.

Selain aspek akademis dan teknologis, kepedulian sosial juga menjadi sorotan utama. Para mahasiswa diimbau untuk selalu menjaga sopan santun, menghormati kearifan lokal, serta menjunjung tinggi adat istiadat setempat. Penyesuaian diri yang baik di tengah masyarakat dianggap sebagai salah satu kunci utama kesuksesan pengabdian ini.

Seremoni pelepasan ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda pengenal kepada perwakilan mahasiswa dari berbagai skema program, di antaranya kategori multidisiplin, monodisiplin, dan magang industri mikro. Melalui langkah konkret ini, ULM berkomitmen melahirkan lulusan yang tangguh, adaptif, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.