Regal Group resmi memperkenalkan serangkaian kebijakan dukungan strategis bagi para penghuni di kawasan hunian bertingkat rendah Regal Legend. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meringankan beban finansial sekaligus meningkatkan kapasitas operasional pemilik properti sejak tahap awal kepemilikan.

Dalam kebijakan pendukung tersebut, investor memberikan pembebasan penuh atas biaya manajemen dan operasional bagi pemilik yang memiliki kewajiban utang hingga akhir 2026. Selain itu, insentif tunai sebesar 200 juta VND turut diberikan kepada sepuluh pembeli pertama untuk kebutuhan penyelesaian interior, sebagai upaya mempercepat kesiapan unit untuk disewakan.

Tidak sekadar aspek finansial, pengembang juga menyediakan akses pelatihan eksklusif di bidang manajemen perhotelan. Penduduk dibekali kemampuan teknis mulai dari pengelolaan ruang usaha kuliner (F&B), strategi pemasaran di platform perjalanan digital, hingga teknik optimalisasi pendapatan musiman agar bisnis properti mereka tetap kompetitif.

Daya tarik Regal Legend semakin kuat dengan sistem distribusi terpusat yang menghubungkan pemilik properti dengan jaringan mitra perjalanan korporasi secara transparan. Keberhasilan model ini terlihat dari angka hunian properti yang mencapai 80-95 persen dan margin keuntungan bersih stabil di kisaran 8-12 persen per tahun, yang didukung oleh agenda festival tahunan untuk mengatasi tren musim sepi wisatawan.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi di kawasan ini diprediksi mencapai puncaknya pada periode 2026-2028 seiring dengan lonjakan populasi dari kawasan hunian sosial dan elit di sekitarnya. Dengan integrasi infrastruktur kelas atas seperti Regal Hall International Convention Centre dan fasilitas pendukung lainnya, Regal Legend memposisikan kepemilikan properti sebagai mesin penghasil arus kas yang berkelanjutan bagi para investor.