Dinas Kesehatan Provinsi Riau memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi di Pekanbaru untuk mempercepat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Langkah ini diarahkan terutama kepada kelompok usia dewasa, termasuk mahasiswa, yang dinilai menjadi salah satu sasaran strategis program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan kerja sama dengan kampus diperlukan untuk mengejar target nasional capaian CKG di daerah. Pemerintah menargetkan capaian program di Riau sebesar 46 persen, sementara realisasi saat ini baru berada di angka 13,8 persen.

Menurut Zulkifli, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah perguruan tinggi se-Pekanbaru serta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Pertemuan itu membahas strategi teknis untuk memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan, khususnya bagi masyarakat usia dewasa di lingkungan pendidikan tinggi.

“Untuk mempercepat pencapaian tersebut, kami telah menggelar rapat koordinasi bersama perguruan tinggi se-Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dengan fokus pada sasaran masyarakat usia dewasa,” kata Zulkifli di Pekanbaru, Sabtu.

Dinkes Riau tidak hanya menyasar perguruan tinggi negeri, tetapi juga kampus swasta, sekolah tinggi, serta institusi pendidikan kesehatan lainnya. Pendekatan tersebut dilakukan agar pelaksanaan CKG dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa di ibu kota Provinsi Riau.

Berdasarkan pendataan sementara dari 10 perguruan tinggi, terdapat sekitar 124 ribu mahasiswa yang berpotensi menjadi peserta program. Jumlah itu belum mencakup sejumlah kampus lain, seperti Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Awal Bros, Universitas Prima Indonesia, dan Politeknik Kesehatan.

Zulkifli memperkirakan jumlah sasaran dapat bertambah signifikan apabila seluruh perguruan tinggi di Pekanbaru sudah masuk dalam pendataan. Ia menyebut total mahasiswa yang berpotensi mengikuti CKG bisa melampaui 200 ribu orang.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Dinkes Riau bersama Dinkes Kota Pekanbaru akan kembali menggelar rapat koordinasi teknis. Agenda lanjutan itu akan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi guna menyusun mekanisme pelaksanaan, jadwal, serta dukungan fasilitas di masing-masing kampus.

Zulkifli menambahkan, perguruan tinggi yang telah mengikuti koordinasi awal menyambut positif program tersebut. Pihak kampus disebut siap mendukung upaya percepatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa.

“Kami berharap melalui sinergi semua pihak, target Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Riau dapat tercapai sesuai yang diharapkan,” ujarnya.