Aksi korporasi menarik terjadi di PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah jajaran direksi perusahaan tercatat melakukan pembelian saham secara bertahap, sebuah langkah yang mengindikasikan optimisme internal terhadap performa emiten tambang tembaga dan emas ini.

Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Presiden Direktur Amman Mineral, Arief Widyawan Sidarto, bersama dua direktur lainnya yakni Anthony Robert Mathias dan Aditya Sasmito, terpantau mengakumulasi kepemilikan saham mereka. Periode aksi beli ini berlangsung sejak akhir Juni hingga awal Juli 2026.

Langkah yang diambil oleh para petinggi perusahaan ini menarik perhatian pasar karena terjadi secara berlawanan dengan manuver Grup Salim. Berbeda dengan direksi, Grup Salim justru dilaporkan telah mengurangi kepemilikan saham mereka di Amman Mineral pada periode yang sama.

Perbedaan arah strategi antara jajaran manajemen dan salah satu pemegang saham besar ini mencerminkan dinamika portofolio yang kontras di tubuh emiten tersebut. Hingga saat ini, pasar terus mencermati dampak dari aksi jual-beli yang dilakukan oleh para pihak kunci tersebut terhadap stabilitas harga saham AMMN ke depannya.