Ratusan warga Komplek Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, memadati halaman Masjid Baiturrahman untuk mendapatkan pelayanan medis cuma-cuma. Antusiasme tinggi menyelimuti pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada Senin (27/7/2026).
Kehadiran program ini dinilai sangat membantu memangkas jarak dan biaya pemeriksaan medis dasar. Beberapa warga, seperti Yanuar (42), mengaku sangat terbantu karena dapat memeriksa kondisi fisik, mulai dari tekanan darah hingga kesehatan mata, secara gratis sebagai persiapan sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
Senada dengan Yanuar, Dwi Seno (64) mengapresiasi kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat. Bagi Dwi yang baru pertama kali mengikuti program CKG, layanan ini memberikan kemudahan akses pemeriksaan kolesterol dan gula darah tanpa harus mengantre lama di fasilitas kesehatan sekunder.
Program CKG ini digulirkan guna mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan bahwa layanan ini berjalan serentak di 253 puskesmas, seluruh satuan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA sederajat, serta melalui layanan jemput bola Telemedicine Mobile untuk menjangkau kawasan pelosok dan komunitas adat seperti masyarakat Baduy.
Sinergi antarpemangku kepentingan menempatkan Provinsi Banten sebagai salah satu daerah dengan capaian CKG terbaik di tingkat nasional. Kota Tangerang sendiri tercatat sebagai wilayah dengan capaian target tertinggi di Banten, yakni menyentuh angka 43 persen dari target yang ditetapkan sebesar 46 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan kesehatan demi deteksi dini penyakit. Ia juga memberikan jaminan bahwa pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan akan ditangani tanpa biaya di rumah sakit daerah berkat pemberlakuan Universal Health Coverage (UHC), bahkan bagi warga yang belum memiliki kartu jaminan kesehatan aktif.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menegaskan pihaknya mengerahkan seluruh elemen organisasi kesehatan agar layanan ini terus bergulir setiap hari dengan menyasar usia produktif. Mendukung langkah tersebut, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata komitmen pemenuhan layanan kesehatan esensial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.