Paradigma bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) hanya diperuntukkan bagi perempuan kini mulai diubah. Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Kesehatan setempat kini menyasar siswa sekolah dasar (SD) laki-laki untuk mendapatkan imunisasi HPV guna memberikan perlindungan menyeluruh dari risiko penularan virus sejak usia dini.

Dalam program yang terintegrasi dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) ini, Dinkes Klungkung menargetkan sebanyak 2.893 siswa laki-laki kelas V SD sebagai penerima vaksin. Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara bertahap melalui puskesmas di wilayah masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Klungkung, Ni Wayan Murtini, menjelaskan bahwa HPV tidak hanya menyerang perempuan tetapi juga laki-laki. Infeksi virus ini berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari kutil kelamin hingga kanker pada organ reproduksi serta tenggorokan. Pemberian vaksin sejak usia sekolah dinilai sebagai langkah preventif yang paling efektif sebelum anak-anak memasuki usia dewasa.

Hingga awal Agustus 2026, tercatat sebanyak 261 siswa dari 277 sasaran awal telah berhasil menerima suntikan vaksin HPV. Beberapa siswa yang belum mendapatkan vaksin disebabkan oleh faktor kesehatan, ketidakhadiran di sekolah, atau sedang mengikuti persiapan lomba perayaan HUT ke-81 RI. Petugas medis memastikan siswa yang tertunda akan dijadwalkan ulang agar tetap mendapatkan hak imunisasinya.

Dinkes Klungkung optimistis program ini dapat menjangkau seluruh sekolah dasar di wilayah tersebut pada September 2026. Selain vaksinasi HPV untuk siswa kelas V, program BIAS kali ini juga berjalan beriringan dengan pemberian imunisasi Campak Rubella bagi siswa kelas I SD.