Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa timnya tetap menjadi target utama yang ingin dikalahkan oleh seluruh pesaing di Serie A musim 2026-2027. Pernyataan ini dilontarkan menjelang laga uji coba pramusim bergengsi bertajuk Derby d'Italia melawan rival abadi mereka, Juventus, di Perth, Australia.

Pertandingan persahabatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) ini menjadi bagian penting dari persiapan Nerazzurri. Sebelum memulai kampanye mempertahankan gelar Scudetto dengan menjamu Monza pada 22 Agustus mendatang, anak asuh Chivu masih menyisakan dua laga pemanasan untuk mematangkan performa.

Chivu memandang laga kontra Juventus secara realistis. Baginya, hasil akhir bukanlah prioritas utama dalam laga di Perth tersebut. Sang juru taktik asal Rumania ini lebih fokus pada peningkatan kebugaran fisik para pemain serta pemantapan skema taktis yang akan diterapkan sepanjang musim kompetisi baru.

Di luar persiapan lapangan, pergerakan Inter Milan di bursa transfer musim panas juga menjadi sorotan. Langkah manajemen dalam mendatangkan pemain baru dinilai lambat karena harus merapikan skuad terlebih dahulu. Hingga saat ini, posisi bek sayap kanan yang ditinggalkan Denzel Dumfries masih belum menemukan pengganti yang sepadan.

Meski demikian, mantan bek tangguh Inter itu tetap tenang dan enggan memberikan tenggat waktu kepada jajaran direksi klub. Chivu meyakini bahwa manajemen sedang bekerja keras mencari sosok pemain yang memiliki kualitas dan pengalaman untuk menyempurnakan kedalaman skuad.

Salah satu poin positif yang disyukuri Chivu adalah minimnya kendala cedera di dalam skuadnya selama pramusim. Terkait strategi bermain, ia menegaskan akan terus menerapkan sistem rotasi demi menjaga kebugaran tim, menjelaskan bahwa tidak ada jaminan posisi starter bagi pemain tertentu dalam skema permainannya.