RSUD dr. R. Koesma Tuban menginisiasi program pemeriksaan kesehatan gratis guna mendeteksi gangguan pembuluh darah vena atau varises sejak dini. Kegiatan yang diikuti oleh 100 warga Tuban ini digelar di Aula Ronggolawe rumah sakit setempat sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, drg. Heni Purnomo Wati, menjelaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci penanganan penyakit sebelum berkembang menjadi keluhan yang lebih parah. Melalui skrining ini, pihak rumah sakit berupaya mendorong masyarakat agar lebih proaktif dalam memeriksakan kondisi fisik mereka tanpa harus menunggu gejala memburuk.

Dalam sesi edukasi, dr. Henderik Agus Nurdiansah, Sp.BTKV., M.Ked.Klin., selaku Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiovaskular, dan Vaskular, meluruskan anggapan keliru yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa varises bukan sekadar masalah penampilan luar atau estetika semata, melainkan gangguan sirkulasi darah vena yang dapat menurunkan kualitas hidup dan mengganggu produktivitas sehari-hari jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat.

Gejala klinis varises umumnya ditandai dengan pembuluh darah yang tampak menonjol dan berkelok di area kaki, disertai rasa berat, cepat lelah, hingga pembengkakan setelah beraktivitas dalam waktu lama. Setelah pemaparan edukasi selesai, para peserta langsung menjalani skrining fisik untuk memetakan potensi risiko gangguan pembuluh darah pada kaki mereka.

Program sosial ini mendapatkan apresiasi tinggi dari warga, salah satunya Sherly (23), warga Kelurahan Kutorejo, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya akses layanan gratis serta edukasi langsung dari dokter spesialis. Pihak manajemen RSUD dr. R. Koesma berharap inisiatif ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat Tuban untuk melakukan kontrol kesehatan secara berkala demi kualitas hidup yang lebih baik.