Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, menyoroti pentingnya komitmen jangka panjang dalam mencetak atlet tenis meja berprestasi. Dalam agenda pertemuan bersama pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Paser di Lou Bepekat baru-baru ini, ia menegaskan bahwa keberhasilan di dunia olahraga tidak dapat dicapai secara instan.
Fahmi menjelaskan bahwa program pembinaan usia dini yang dirancang saat ini diperkirakan baru akan membuahkan hasil optimal dalam kurun waktu empat hingga lima tahun mendatang. Sebagai figur yang pernah memperkuat kontingen Kalimantan Timur pada ajang Pornas XVI Korpri 2023, ia menilai kesabaran, kedisiplinan, serta sinergi antara pengurus, pelatih, orang tua, dan atlet menjadi kunci utama pengembangan potensi olahraga daerah.
Selain fokus pada pencapaian medali, Fahmi menaruh harapan besar agar pembinaan cabang olahraga ini dapat memberikan dampak luas bagi kemajuan daerah. Integrasi antara kegiatan olahraga dan sektor pariwisata (sport tourism) diharapkan mampu melahirkan agenda kejuaraan bergengsi yang memicu kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat Paser.